Qalqalah : macam dan cara menggunakannya yang benar

Qalqalah  - Bagi kaum muslim, ketika ada kegiatan membaca Alquran, tentu tidak pernah lepas dari hukum-hukum bacaan pada setiap ayat. Adapun demikian karena pembacaan Alquran harus dilakukan secara tepat dan benar, serta tentunya juga berdampak pada makna saat membaca Alquran. Untuk hal pengucapan harus sesuai dengan makhroj dan tajwid. Kegiatan membaca Alquran sudah dilakukan sejak usia dini, bahkan ada yang remaja dan dewasa hingga lanjut usia pun masih semangat dalam membaca Alquran. Meski demikian, untuk yang berusia sudah lanjut patut diberikan pujian. Namun ketika sering kali melihat saat belajar membaca Alquran sejak usia dini, ketika disuruh membaca lagi kadang lupa dengan hukum-hukum bacaan Alquran. Oleh karena itu, pada artikel ini akan dijelaskan mengenai qalqalah yang akan dijelaskan secara lengkap.

Pada umumnya, qalqalah biasanya dipelajari pada saat jenjang SMP dalam mata pelajaran Agama Islam, namun tetapi apa salahnya jika mengingatkan kembali mengenai arti dari qalqalah terlebih dahulu. Seperti yang diketahui, qalqalah adalah bacaan dimana dengan nada atau suara seakan-akan seperti memantul ketika huruf tersebut dimatikan. Hukum qalqalah sendiri terdiri dari 5, yakni ba’ (ب), jim (ج), dal (د), tha (ط), dan qaf (ق). Untuk memudahkan ingatan terhadap ini, maka bisa disingkat menjadi Ba Ju Di To Ko.

Jenis-jenis pada qalqalah sendiri terbagi menjadi dua yakni qalqalah sugra dan qalqalah kubra.

  1. Qalqalah Sugra adalah huruf qalqalah yang berada di tengah-tengah kata atau salah satu huruf qalqalah berbaris mata karena harakat sukun, bukan karena waqaf. Untuk membaca qalqalah sugra yakni dengan memantul tidak terlalu kuat. Contohnya seperti ﻴَﻄْﻤَﻌُﻮﻥَﻴَﺪْﻋُﻮﻥَ

  2. Qalqalah Kubra adalah huruf qalqalah yang terletak di bagian akhir kata dengan dibaca sukun, akan tetapi dibaca waqaf. Untuk membaca qalqalah ini merupakan kebalika dari qalqalah sugra, yakni dengan pantulan kuat. Contohnya seperti ٱﻟْﻔَﻟَﻖِﻋَﻟَﻖٍ


Selain qalqalah, terdapat hukum membaca Alquran yang lain yakni tafkhim dan tarqiq ra’. Pada huruf ra’ (ر) menurut ilmu dibedakan menjadi dua jenis, yakni saat dibaca tafkhim (tebal) serta tarqiq (tipis). Cara membaca menggunakan 3 cara, yakni ra yang dibaca tafkhm, ra yang dibaca tarqiq, dan ra yang dibaca oleh kedua-duanya.

  1. Dibaca Tafkhim (tebal) ketika huruf ra’ oleh harakat fathah (رَ) atau juga fathah tanwin (رًا).


Dibaca Tafkhim (tebal) ketika huruf ra’ sukun (رْ) karena waqaf yang didahului huruf dengan harakat fathah atau dhummah

Dibaca Tafkhim (tebal) ketika huruf ra’ sukun (رْ) karena dinilai waqaf yang didahului huruf sukun, sedangkan sebelumnya adalah huruf dengan harakat fathah atau dhummah.

  1. Dibaca Tarqiq (tipis) ketika huruf ra’ dengan harakat kasrah (رِ) atau juga kasrah tawan.


Dibaca Tarqiq (tipis) ketika huruf ra’ dengan harakat sukun (رْ) atau juga sukun yang dikarenakan waqaf sudah didahului huruf dengan harakat kasrah atau ya’ sukun harfu liin.

Dibaca Tarqiq (tipis) ketika huruf ra’ di sukun (رْ) waqaf, sedangkan sebelumnya huruf sukun serta sakrah.

  1. Dibaca Tafhim dan Tarqiq ketika huruf ra sukun didahului huruf dengan harakat kasrah dan setelah huruf ra terdapat huruf Isti’la dimana pada huruf tersebut adalah harakat kasrah atau kasrah tawin.


Dibaca Tafhim dan Tarqiq ketika huruf ra sukun didahului huruf dengan harakat kasrah serta setelah huruf ra terdapat huruf Isti’a dimana pada huruf tersebut tidak memiliki harakat kasrah.

Demikian artikel mengenai penjelasan qaralah yang sudah dijelaskan secara lengkap beserta contoh-contohnya. Semoga dengan adanya artikel ini bisa memahami qaralah saat membaca kitab suci Alquran. Artikel ini sendiri diambil dari berbagai referensi yang terkait.

Belum ada Komentar untuk "Qalqalah : macam dan cara menggunakannya yang benar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel