Pengertian Sastra menurut para ahli dan Tokoh sastra Indonesia

Pengertian Sastra - Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan karya sastra yang dihasilkan. Beberapa tokoh sastra terkenal seperti Chairil Anwar, Taufik Ismail, Andrea Hirata, Pramoedya Ananta Toer, dan masih banyak lagi nama-nama sastrawan lainnya. Beberapa nama yang disebutkan ini telah lama sekali terjun di dunia sastra dan tentunya menghasilkan karya-karya terbaiknya. Berbicara mengenai sastrawan, tentunya tidak terlepas dari kata “sastra” yang tentunya berhubungan dengan karya-karya tulisan. Pada artikel ini, akan membahas mengenai pengertian sastra secara lengkap.
Pengertian Sastra menurut para ahli dan Tokoh sastra Indonesia

Beberapa ahli juga ikut menjabarkan pengertian sastra yang tentunya pendapat mereka berbeda-beda. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sastra adalah karya tulis yang dibandingkan dengan karya tulis lainnya, memiliki keunggulan seperti keaslian, keindahan, serta keartistikan dalam isi beserta ungkapannya. Bagaimana dengan menurut para ahli? Berikut penjelasannya.

  1. Menurut Ahmad Badrun

Sastra merupakan suatu kegiatan seni yang menggunakan bahasa atau simbol sebagai alat dan ekspresi imajinatif.

  1. Menurut Mursal Esten

Sastra menurut ahli ini adalah penyampaian fakta sebagai manifestasi artistik serta imajinasi melalui bahasa sebagai media penyampaian yang memiliki efek positif terhadap kemanusiaan

  1. Menurut Engleton

Sastra adalah tulisan halus yang ditulis sebagai bahasa kerja dalam sehari-hari dengan berbagai cara yang dipadatkan dengan bahasa.

  1. Menurut Panuti Sudjiman

Sastra adalah sebuah karya sastra yang memiliki karakteristik lisan atau juga berbagai tulisan yang sangat unggul. Hal-hal yang dinilai tulisan sangat unggul dalam bentuk keaslian, keindahan, ungkapan, serta kesenian dalam isi.

  1. Menurut Tarin

Sastra merupakan pengungkapan ekspresi penulis seperti perasaan gembira, frustrasi, sedih, dan sebagainya.

  1. Menurut Sumarno

Sastra adalah bentuk pengungkapan ekspresi pribadi manusia melalui perasaan, ide, semangat, iman, yang diungkapkan dalam bentuk gambar yang membangkitkan.

  1. Menurut Semi

Menurut ahli yang satu ini, sastra adalah hasil pekerjaan seni serta bentu kreatif dimana objek adalah bahasa manusia sedangkan kehidupan manusia merupakan sebuah media.

  1. Menurut Sumardjo dan Sumaini

Kedua ahli ini menjabarkan pengertian mengenai sastra menjadi seni bahasa, bentuk ekspresi pikiran, bentuk ekspresi perasaan mendalam, serta semua karya yang menyatakan perasaan manusia dalam hal kebenaran.

  1. Menurut Damono

Sastra merupakan realitas sosial, dimana menampilkan kehidupan seperti gambaran kehidupan itu sendiri. Maksudnya adalah mencakup secara antar  masyarakat serta antar individu.

  1. Menurut Suyitno

Sastra adalah sesuatu yang bersifat kreatif dan imajinatif serta bisa dipertanggungjawabkan.

  1. Menurut Saini

Sastra merupakan bentuk pengalaman pribadi melalui ekspresi.

Sastra memiliki berbagai fungsi dalam kehidupan manusia. Fungsi-fungsi tersebut diantaranya fungsi religius, fungsi moralitas, fungsi estetis, fungsi rekreatif, dan fungsi didaktif.

  1. Fungsi Religius

Maksud dari fungsi yang satu ini adalah sastra mengandung karya yang mengandung nilai-nilai agama yang patut dijadikan contoh atau diteladani oleh semua orang.

  1. Fungsi Moralitas

Maksud dari fungsi ini adalah sastra mengandung nilai-nilai moral yang tentunya menampilkan kebaikan serta keburukan.

  1. Fungsi Estetis

Maksud dari fungsi ini adalah sastra mengandung nilai-nilai seni dengan menghadirkan bentuk-bentuk keindahan.

  1. Fungsi Rekreatif

Maksudnya adalah sastra bisa dijadikan sebagai suatu seni yang dapat memberikan hiburan kepada para pembaca.

  1. Fungsi Didaktif

Maksud dari fungsi ini adalah sastra dapat memberikan nilai-nilai pengetahuan serta wawasan kepada para pembaca mengenai hal-hal yang ingin dipelajari manusia.

Seperti yang diketahui, sastra terdiri dari beberapa jenis yang diantaranya puisi, prosa, prosa liris, dan drama.

  1. Puisi

Karya sastra ini menggunakan kata-kata yang dipilih atau dicirikan dengan pembahasan yang indah secara padat dan singkat. Contoh dari puisi diantaranya pantun, balada, dan sajak.

  1. Prosa

Karya sastra ini justru berkebalikan dengan puisi, dimana bebas serta tidak



terikat dengan aturan layaknya seperti dalam membuat karya puisi. Untuk prosa dibagi menjadi 4 jenis yakni prosa naratif, prosa eksposisi, prosa argumentatif, dan prosa deskriptif. Contoh dari prosa diantaranya novel dan roman.

  1. Prosa Liris

Karya sastra ini mirip sekali pembuatannya seperti puisi, namun dalam segi bahasa menggunakan bahasa seperti yang dilakukan pada prosa namun bebas dan terurai.

  1. Drama

Karya sastra ini disajikan dalam bentuk dialog dan monolog, namun bahasa yang digunakan bebas serta isinya panjang. Untuk drama sendiri disajikan dalam bentuk tulisan atau juga langsung disajikan dalam bentuk film.

Dalam segi isi, sastra terdiri dari 4 macam seperti:

  1. Lirik

Bentuk isi dalam sastra ini biasanya berasal dari ekspresi perasaan dan pikiran dari pengarang.

  1. Dramatik

Isi sastra yang satu ini biasanya menceritakan suatu hal yang digambarkan secara didramatisir atau dilebih-lebihkan.

  1. Epik

Isi sastra dalam bentuk karangan ini tidak berpengaruh oleh pikiran atau perasaan pribadi dari seorang pengarang.

  1. Didaktif

Untuk isi dalam sastra yang satu ini biasanya mengandung pesan-pesan moral, agama, serta nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan manusia. Intinya, karya sastra ini mengandung nilai-nilai kebaikan.

Demikian artikel mengenai pembahasan pengertian sastra yang dijelaskan secara lengkap. Dengan adanya artikel ini bisa memudahkan mereka untuk mencari referensi dengan topik serupa. Artikel ini saya buat diambil dari berbagai referensi yang relevan.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Sastra menurut para ahli dan Tokoh sastra Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel