pengertian sampah organik dan anorganik

Pengertian Sampah - Membuang sampah di sembarang tempat merupakan suatu perbuatan yang tentunya melanggar aturan yang sudah berlaku, bahkan di beberapa daerah masuk ke ranah hukum atas perbuatannya itu. Padahal, tindakan tersebut justru menimbulkan bencana seperti banjir dimana-mana akibat buang sampah sembarangan.

Aturan tersebut seharusnya sudah dilakukan sejak usia dini, bahkan saat pertama kali masuk sekolah namun tetap saja ada yang melakukannya hingga saat ini. Akan tetapi, sampah justru menjadi barang bermanfaat seperti menghasilkan benda-benda yang bisa dipakai kebanyakan orang sehari-hari atau dijadikan sebagai pupuk. Pada artikel ini akan membahas mengenai pengertian sampah yang akan dijelaskan secara lengkap.

Sebelum menjelaskan lebih mendalam lagi, pertama-tama terlebih dahulu akan dijelaskan mengenai pengertian sampah. Seperti yang diketahui, sampah adalah sisa-sisa barang atau makanan yang sudah tidak terpakai lagi oleh para pengguna. Adapun sisa-sisa barang yang dimaksud antara lain dalam bentuk padat, cair, bahkan gas. Namun, ada juga yang dalam bentuk sisa hasil proses produksi industri maupun rumah tangga.
pengertian sampah organik dan anorganik

Sampah ternyata berasal dari tempat-tempat antara lain:

  1. Dalam permukiman penduduk, biasanya sampah yang dihasilkan cenderung bersifat organik, seperti sisa makanan, sampah basah, sampah kering, abu plastik, dan sebagainya. Kebanyakan dari mereka merupakan sisa sampah dari sebuah keluarga yang tinggal di rumah-rumah pribadi atau juga para penghuni asrama atau kos-kosan.

  2. Dari tempat-tempat umum, biasanya sampah yang dihasilkan merupakan sampah-sampah yang diperoleh dari pertokoan atau pasar atau juga tempat-tempat umum yang ramai didatangi banyak orang, seperti sisa makanan, beberapa sayuran yang sudah busuk, sampah kering, plastik, kertas, abu, kaleng-kaleng, dan lain-lain.

Dengan demikian, jika dilihat dari asal sampah-sampah tersebut menunjukkan bahwa semua manusia tidak pernah terlepas dengan yang namanya sampah, apalagi saat sedang pergi ke pasar kita bisa melihat tumpukan-tumpukan sampah yang sudah sering terjadi dan terlihat di sekitar pasar.

Banyaknya sampah yang menumpuk di suatu tempat tentunya menjadi pekerjaan besar bagi petugas kebersihan kota demi membersihkan kota dari sampah-sampah yang berserakan. Mengenai pengelompokkan, sampah dibagi menjadi 2 kelompok, yakni:

  1. Kelompok organik adalah kelompok sampah yang dapat diuraikan dengan proses alami dan bersifat didegradasi oleh mikroba. Sebagian besar kelompok sampah organik ini sendiri merupakan sampah-sampah dari rumah tangga, seperti sisa makanan, bungkus makanan, kulit buah, sayur-sayuran busuk, dan masih banyak lagi.

  2. Kelompok anorganik adalah kelompok sampah yang tidak dapat diuraikan oleh alam atau mikroorganisme. Kebanyakan dari sampah anorganik sendiri merupakan sampah-sampah dari hasil tambang maupun sintetik. Contoh sampah yang masuk kelompok anorganik seperti sampah kertas, sampah plastik, sampah logam, sampah kaca dan keramik, dan masih banyak lagi sampah-sampah lainnya.

Berbagai dampak negatif terhadap tumpukan sampah dalam waktu yang begitu lama sama saja akan mencemari kesuburan tanah. Dampak-dampak sampah menurut Gelbert dkk pada tahun 1996 terbagi menjadi 3 yaitu:

  1. Dampak Kesehatan

Biasanya orang-orang yang tinggal di dekat tempat pembuangan sampah  atau lokasi yang begitu kurang cocok dimana dekat dengan tempat tinggal permukiman warga gampang terkena penyakit. Padahal, tempat-tempat sampah tersebut merupakan tempat-tempat untuk berkumpulnya hewan, seperti lalat, yang justru dapat menjangkit penyakit. Bahaya kesehatan manusia akibat sampah diantaranya:

  1. Mengalami penyakit diare, tifus, dan kolera dan dapat disebarkan dengan cepat. Selain itu, ada penyakit demam berdarah juga justru lebih mudah tertular di sekitar tempat tinggal yang berada dekat di lokasi tempat sampah.

  2. Mengalami penyakit jamur yang tentunya bisa menular.

  3. Mengalami penyakit menular yang disebabkan karena proses rantai makanan. Pasalnya, makanan-makanan yang tercemar biasanya disebabkan oleh cacing pita.



  1. Dampak Lingkungan

Biasanya, dampak lingkungan yang disebabkan oleh sampah berasal dari sampahh-sampah pabrik yang mengeluarkan limbah. Tentunya, ini sangat merusak lingkungan serta beberapa organisme seperti ikan bisa mati dan tak lambat laun beberapa spesies lainnya juga akan punah hanya karena limbah pabrik di sungai. Penguraian sampah yang dibuang ke air dapat menghasilkan gas asam organik dan gas cair organik.

  1. Dampak Terhadap Keadaan Sosial dan Ekonomi

Bagi dampak sosial, tentunya dapat menyebabkan tingkat kesehatan masyarakat menjadi semakin merosot. Akibatnya, biaya yang dikeluarkan untuk berobat saja semakin tinggi. Untuk dampak ekonomi sendiri, pengelolaan sampah dinilai tidak begitu memadai karena biaya pengolahan air semakin mahal. Jika sarana atau tempat untuk membuang sampah semakin berkurang, maka tingkat buang sampah sembarangan menjadi lebih tinggi dari sebelumnya.

Untuk pengelolaan sampah sendiri, dilakukan dengan cara 3R yakni Reuse (memakai kembali), Reduce (mengurangi), dan recycle (melakukan daur ulang).

  1. Reuse (memakai kembali)

Metode pengelolaan sampah ini dilakukan dengan cara memakai kembali sampah yang sudah digunakan sebelumnya secara langsung, baik untuk fungsi yang lain maupun fungsi yang sama seperti sebelumnya.

  1. Reduce (mengurangi)

Metode ini bisa dilakukan dengan cara mengurangi hal-hal yang dapat menyebabkan banyaknya sampah hingga menumpuk.

  1. Recycle (melakukan daur ulang)

Dengan metode ini, melakukan proses recycle atau daur ulang pada sampah akan menghasilkan sebuah produk yang baru dan tentunya bisa dimanfaatkan oleh banyak orang.

Dengan demikian, pada intinya kita bisa memanfaatkan sampah dengan baik seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya atau membersihkan sampah-sampah tersebut agar terhindar dari berbagai penyakit-penyakit yang tidak diinginkan. Dengan menjaga kebersihan, bukan tak mungkin hidup akan terasa lebih sehat setiap hari dan yang paling penting adalah membuang sampah pada tempatnya.

Demikianlah artikel mengenai penjelasan pengertian sampah. Semoga dengan adanya artikel ini membuat kita menjadi sadar akan pentingnya dalam menjaga kebersihan agar tidak mengalami hal-hal yang merugikan kesehatan sendiri bahkan orang lain. Artikel ini sendiri diambil dari berbagai referensi yang relevan atau terkait dengan topik ini.

Belum ada Komentar untuk "pengertian sampah organik dan anorganik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel