Pengertian Pencemaran Lingkungan penting untuk diketahui

Pengertian Pencemaran Lingkungan - Di sekitar jalanan, terdapat banyak sekali polusi udara yang dihasilkan oleh kendaraan-kendaraan bermotor. Tentunya, dengan banyaknya polusi di sekitar jalanan menimbulkan berbagai penyakit, terutama penyakit paru-paru. Selain itu, banyaknya sampah yang menumpuk di pinggir jalan juga merupakan pencemaran lingkungan, sehingga seringkali menimbulkan bau tak sedap ketika orang-orang lalu lalang melewati jalan tersebut. Pada artikel ini, akan menjelaskan mengenai pengertian pencemaran lingkungan yang akan dijelaskan secara lengkap.

Terlebih dahulu, akan menjelaskan pengertian pencemaran lingkungan sebelum membahas lebih mendalam lagi. Pencemaran lingkungan adalah suatu kondisi dimana banyaknya sampah atau polusi yang menyebar ke mana-mana secara sengaja atau tidak sengaja, sehingga dapat merugikan banyak orang bahkan lingkungan itu sendiri. Manusia sebagain makhluk hidup tentunya harus menjaga kebersihan lingkungan agar terlihat indah dan sehat. Dengan tercemarnya lingkungan dapat menyebabkan ekosistem menjadi tidak seimbang. Sebagai contoh, keadaan lingkungan di desa masih terasa sejuk karena banyak sekali pepohonan hijau yang berada di sekitarnya, lain lagi dengan di kota-kota besar karena banyak sekali serta cuaca panas dan banyaknya penduduk yang tingga di sana membuat lingkungan menjadi tercemar. Alasannya karena banyaknya penduduk kota yang mengeluarkan polusi udara dari kendaraan motor miliknya serta kebiasaan membuang sampah sembarangan di jalan.
Pengertian Pencemaran Lingkungan penting untuk diketahui

Jenis-jenis pencemaran melalui udara yang sering terjadi antara lain:

  1. Karbonmonoksida (CO) merupakan gas hasil pembakaran yang terjadi oleh kendaraan bermotor. Jika manusia menghirup gas ini, maka akan mengganggu sistem pernapasan dimana manusia menghirup gas oksigen. Akibat dari menghirup gas ini bisa mengalami penyakit-penyakit saraf bahkan pingsan.

  2. Karbondioksida (CO2) merupakan gas yang dikeluarkan oleh makhluk hidup setelah bernapas. Jika kadar gas karbondioksida semakin meningkat, maka dapat menyebabkan suhu bumi menjadi lebih panas atau meningkat.

  3. Senyawa nitrogen merupakan senyawa yang berfungsi sebagai pembangun protein. Bila senyawa nitrogen bercampur dengan air, maka akan menghasilkan zat yang asam.

  4. Senyawa belerang merupakan senyawa yang dihasilkan dari proses yang menggunakan hasil bahan bakar seperti batu bara dan minyak bumi. Jika senyawa belerang bercampur dengan air, maka akan membentuk zat asam seperti yang terjadi pada senyawa nitrogen.

  5. Klorofluorokarbon (CFC) merupakan gas yang biasa digunakan untuk pendingin dalam AC dan kulkas. Tak hanya itu saja, gas ini juga digunakan pada penyemprot nyamuk. Meski demikian, gas ini justru merusak lapisan ozon yang menyebabkan radiasi sinar ultraviolet di bumi semakin meningkat.

Tak hanya itu, terjadinya pencemaran air akibat berbagai limbah yang dibuang oleh perusahaan-perusahaan pabrik. Akibatnya, kerusakan air terjadi dimana-mana yang melebihi batas normal. Jenis-jenis pencemaran air antara lain:

  1. Limbah industri, jenis pencemaran ini terjadi akibat pembuangan logam berat seperti raksa, timbal, dan kadmium. Akan tetapi, logam-logam ini justru berbahaya bagi kesehatan manusia, salah satunya menimbulkan penyakit kanker.

  2. Limbah rumah tangga, jenis pencemaran ini terjadi dari sebuah rumah akibat sabun deterjen serta sisa makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh satu keluarga di rumah. Akibatnya, terjadi penurunan kadar oksigen di dalam perairan.

  3. Limbah pertanian, jenis pencemaran ini akibat penggunaan insektisida serta herbisida. Ternyata penggunaan tersebut mampu menimbulkan gangguan kesehatan serta keseimbangan ekosistem, dan yang paling parah adalah menimbulkan ikan-ikan mati di dalam air.

Untuk pencemaran tanah sendiri, kebanyakan terjadi akibat orang-orang membuang sampah secara sembarangan. Padahal, hampir di semua jalan menyediakan tempat sampah yang tentunya merupakan tempat sesungguhnya untuk membuang sampah. Sayangnya, kebiasaan tersebut sudah dilakukan sejak dulu dan bahkan sampai pemerintah kota atau daerah tertentu membuat aturan mengenai pelanggaran ini yang berujung pada pidana. Tujuannya sederhana, selain mencegah terjadinya bencana banjir juga mampu mencegah terjadinya pencemaran tanah. Dalam artian, jika seseorang membuang sampah di sekitar tanah, maka orang tersebut ikut serta dalam mencemarkan tanah. Tak hanya sampah saja, berbagai limbah cair dari rumah sakit serta tumpahan minyak turut menyebabkan pencemaran tanah. Mengenai masalah pencemaran tanah dibagi menjadi dua, yakni:

  1. Biodegradable, jenis pencemaran yang bisa diuraikan, seperti kertas, kayu, sisa makanan, dan lain-lain.

  2. Non-biodegradable, jenis pencemaran yang tidak bisa diuraikan, seperti plastik, logam, kaleng, dan lain-lain.

Tentunya, dengan adanya masalah-masalah ini membuat kita turut serta untuk menjaga lingkungan dari berbagai pencemaran yang terjadi seperti sekarang ini. Cara menangani pencemaran lingkungan dibagi menjadi tiga, yakni secara administratif, teknologis, dan edukatif.

  1. Penanganan secara administratif.

Penanganan ini dibentuk oleh sebuah pemerintah daerah masing-masing demi mencegah pencemaran lingkungan yang sering terjadi, bahkan dijadikan sebagai undang-undang. Peraturan-peraturan yang sudah dikeluarkan antara lain:

  1. Sebuah pabrik tidak boleh menghasilkan barang yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, seperti kulkas dan AC.

  2. Setiap pabrik industri harus memiliki pengolahan limbah sendiri, sehingga limbah yang dibuang terbebas dari zat-zat merugikan lingkungan.

  3. Untuk pembuangan sampah dilakukan di tempat-tempat yang sangat jauh dari tempat tinggal kebanyakan orang.

  4. Harus menganalisis terlebih dahulu sebelum dilakukan pembangunan pabrik mengenai dampak lingkungan.

  5. Mengedarkan buku mutu lingkungan yang diedarkan oleh pemerintah.



  1. Penanganan secara teknologis

Maksud dari penanganan ini adalah mampu mengolah lingkungan dengan cara teknologi. Seperti salah satunya penggunaan insenerator yang berfungsi sebagai tempat pembakaran sampah yang disertai dengan suhu yang sangat tinggi sehingga tidak menimbulkan asap dimana-mana.

  1. Penanganan secara edukatif

Untuk penanganan yang satu ini tentunya sudah dilakukan di lembaga-lembaga formal maupun non-formal. Seperti contohnya, dengan pendidikan usia dini seluruh murid sekolah dituntut untuk mampu menjaga lingkungan melalui pelajaran sekolah. Sedangkan untuk non-formal sendiri dilakukan penyuluhan kepada masyarakat luas akan pentingnya menjaga lingkungan dari berbagai pencemaran lingkungan. Dengan adanya cara-cara ini diharapkan seluruh masyarakat ikut turut serta menjaga bumi dari peristiwa-peristiwa pencemaran lingkungan.

Dengan peduli lingkungan, bumi akan terus tetap ada bahkan terjaga hingga bisa dinikamti oleh anak cucu. Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan salah satu negara yang paling luas di dunia sekaligus menjadi jantung dunia karena masih banyak sekali hutan yang terdapat di Kalimantan. Itulah pentingnya menjaga lingkungan agar terbebas dari pencemaran tanah, air, dan udara.

Demikianlah artikel mengenai penjelasan pengertian pencemaran lingkungan yang telah dijelaskan secara lengkap beserta poin-poinnya. Semoga dengan adanya artikel ini membuat kita cukup tergerak untuk turut serta melestarikan lingkungan sekitar. Artikel ini sendiri diambil dari berbagai referensi yang terkait.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Pencemaran Lingkungan penting untuk diketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel