Struktur protein dan Fungsi bila memakannya. Bahaya kah?

Protein merupakan salah satu zat makanan yang berupa asam amino dan berfungsi sebagai pengatur dan pembangun tubuh. Protein juga memiliki kandungan unsur karbon, hydrogen, oksigen dan nitrogen yang tidak dimiliki oleh lemak dan karbohidrat. Menurut Budianto, bahwa molekul proten mengandung posfor, belerang, dan beberapa protein seperti besi dan tembaga.

Perlu Anda ketahui, jika protein mempunyai jumlah cukup bervariasi, baik struktur maupun fungsinya. Dimana protein berperan sebagai pendukung, cadangan, katalisator, alat gerak, respon kimiawi, sistem transport, dan sistem imun. Nah, untuk selengkapnya Anda harus mengenali informasi struktur dan fungsi protein, seperti di bawah ini.

protein
pixabay.com

Struktur Protein


Protein tersusun atas rantai asam amino yang mempunyai berbagai macam struktur khas. Pasalnya protein disusun dari asam amino yang berbeda secara kimiawi. Suatu protein akan tersusun melalui ikatan peptide dan dikaitkan dengan ikatan sulfida. Kemudian protein mengalami pelipatan membetuk struktur yang beraneka jenis. Berikut adalah beberapa macam struktur protein, antara lain:

Struktur Primer

Struktur primer adalah struktur sederhana yang memiliki susunan asam amino dan tersusun secara linear, yakni mirip seperti tatanan huruf pada sebuah kata dan tidak terjadi percabangan rantai. Selain itu, bentuk struktur primer melalui katan antara gugusα–amino dengan gugus α–karboksil. Ikatan tersebut biasa disebut sebagai ikatan peptida atau ikatan amida.

Struktur Sekunder

Struktur sekunder ialah kombinasi antara struktur primer yang linear dan distabilkan oleh ikatan hydrogen antara gugus = CO, dan =NH di sepanjang tulang belakang polipeptida. Contohnya, struktur sekuder adalah α-heliks dan β-pleated. Struktur tersebut mempunyai segmen dalam polipeptida yang terlipat secara berulang kali.

Menurut Murray, struktur α-heliks terbentuk diantara masing-masing atom oksigen pada suatu ikatan peptide dengan hydrogen yang melekat ke gugus amida pada ikatan peptide 4 residu asam amino di sepanjang rantai polipeptida. Sedangkan pada struktur sekunder β-pleated terbentuk oleh ikatan hodrogen antara daerah linear rantai polipeptida.

Struktur Tersier

Struktur tersier merupakan lapisan yang tumpang tindih di atas pola struktur sekunder, dan tersusun atas pemutarbalikan yang tidak beraturan dari ikatan antara rantai samping berbagai asam amino. Struktur tersebut termasuk konformasi tiga dimensi yang mengacu dalam hubungan spasial antar struktur sekunder.

Struktur tersier juga distabilkan dengan empat macam ikatan, yaitu ikatan ionic, ikatan hydrogen, ikatan kovalen dan ikaran hidrofobik. Menurut Murray dan Lehninger, asam amino memiliki sifat hidrofobik akan berikatan di bagian dalam protein globuler yang tak tidak berikatan dengan air, sedangkan asam amino bersifat hodrofilik akan berada di sisi permukaan luar yang berikatan dengan air di sekelilingnya.

Struktur Kuarterner

Struktur kuarterner merupakan gambaran dari pengaturan sub-unit atau promoter protein di dalam ruang. Struktur tersebut mempunyai dua atau lebih dari sub-unit protein, bahkan struktur ini akan membentuk protein secara kompleks sehingga lebih fungsional. Sementara itu, ikatan di dalam struktur tersier adalah ikatan nonkovalen, yaitu interaksi elektrostatis, hidrofobik, dan hydrogen.


Fungsi Protein


Sebagai Sumber Energi

Protein memang digunakan sebagai sumber energi bagi tubuh kita. Mengkonsumsi makanan yang  banyak mengandung protein tinggi, maka akan dapat membantu tubuh itu sendiri untuk merawat jaringan atau fungsi tubuh lainnya. Protein yang berlebih pada tubuh juga akan dikonversi menjadi lemak atau sumber energi cadangan makanan bagi tubuh.

Perbaikan dan Pertumbuhan

Struktur dan fungsi protein bagi tubuh adalah untuk perbaikan dan pertumbuhan. Protein akan berperan aktif dalam memelihara jaringan tubuh, seperti rambut, kulit, otot, hingga mata. Apalagi protein memang sangat dibutuhkan bagi anak-anak dan ibu hamil khususnya agar bisa tumbuh dan berkembang secara sempurna.

Membantu Metabolisme Tubuh

Fungsi protein adalah untuk membantu agar bisa mengatur metabolisme yang ada di dalam tubuh manusia. Protein tersebut akan digunakan untuk menyeimbangkan cairan pada tubuh dengan asam basa, sehingga mampu menciptakan kestabilan PH cairan dalam tubuh kita.

Sebagai Fasilitas Reaksi Kimia

Keberadaan protein akan mampu mengikat hemoglobin sekaligus mengangkat oksigen dari dalam darah. Proses semacam ini biasa terjadi karena hemoglobin pada awalnya mengambil oksigen dari paru-paru, dan kemudian sel darah merah bergerak untuk mengelilingi tubuh. Hemoglobin tersebut juga akan melepaskan oksigen ke sel jaringan tubuh manusia.

Membentuk Antibodi / Kekebalan Tubuh

Satu lagi fungsi dari protein adalah sebagai bentuk antibody atau menjaga sistem kekebalan tubuh manusia. Zat protein did ala tubuh tentu tak akan diam jika menyaksikan tubuh sedang diserang oleh virus atau bakteri. Maka dari itu, protein akan siap membantu sel antibody di dalam tubuh dengan mengidentifikasi dan mengelilingi antigen (virus atau bakteri).

Itu dia ulasan tentang struktur dan fungsi protein yang bisa Anda pelajari. Semoga saja bisa menambah wawasan ilmu pengetahuan bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.



Belum ada Komentar untuk "Struktur protein dan Fungsi bila memakannya. Bahaya kah?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel