Persamaan Reaksi Kimia

Persamaan reaksi kimia merupakan pernyataan yang tertulis di dalam rumus kimia. Dimana pernyataan tersebut memberikan informasi identitas dan kuantitas zat-zat yang terlibat dalam suatu perubahan kimia atau fisika. Perlu diketahui bahwa semua zat yang terlibat dalam reaksi akan berkurang jumlahnya, atau biasa disebut sebagai pereaksi (reaktan).

Persamaan Reaksi Kimia


Biasanya rumus-rumus reaksi akan dipelajari saat memasuki bangku SMA kelas 10 bagi yang memilih jurusan IPA. Rumus dari persamaan reaksi inilah yang masuk ke mata pelajaran kimia. Karena itulah penting untuk dipelajari mulai dari sekarang agar saat ada soal ulangan mengenai materi tersebut sudah paham. Nah, inilah persamaan reaksi kimia yang harus dipahami betul.

Bilangan Kuantum

Pada rumus kimia, terdapat indeks yakni  angka yang ditulis dalam format subscript (berukuran kecil dengan posisi sedikit  ke bawah), kemudian di sebelah kana nada simbol unsur atau kelompok atom unsur (gugus) yang menyatakan jumlah atom unsur atau kelompok atom unsure. Sebagai contoh adalah Br2 yang menggambarkan 2 atom Br untuk saling berikatan, dan Fe(NO3)3 menunjukkan ada  1 atom Fe, 3 atom N, dan 9 atom O saling berikatan.

Di dalam persamaan reaksi dikenal istilah koefisien  reaksi yakni bilangan yang terletak di bagian kiri rumus kimia untuk mengalikan dari jumlah semua atom dalam rumus kimia. Misalnya 2SO3 yang menunjukkan terdapat 2 molekul SO3. Jadi memang dalam proses membaca pengertian dari persamaan reaksi terbilang cukup mudah.

Menuliskan Persamaan Reaksi

Menurut John Dalton reaksi kimia mampu mengubah zat-zat asal (pereaksi) menjadi zat baru (produk). Dimana jenis dan jumlah atom yang terlibat di dalam reaksi tidak berubah, tetapi ikatan kimia diantaranya berubah. Ikatan kimia tersebut di dalam pereaksi akan diputuskan dan membentuk ikatan baru dalam produknya. Kemudian atom-atom ditata ulang membentuk produk reaksi, dan perubahan yang terjadi bisa dipaparkan menggunakan rumus kimia.

Di dalam menuliskan persamaan reaksi harus mengikuti langkah, antara lain: (1) menuliskan persamaan dalam kata-kata yang terdiri dari nama dan wujud zat dari semua pereaksi beserta hasi reaksi; (2) menerjemahkan persamaan kata-kata ke dalam persamaan rumus kimia dari masing-masing zat dari keterangan wujudnya; (3) menyetarakan persamaan dengan memberi koefisien yang sesuai.

Sebagai ilustrasi berikut contohnya:

Jika alumuniuum oksida akan direaksikan larutan asam klorida maka membentuk larutan alumunium klorida dan air.

  • Persamaan kata-kata : alumunium oksida padat + larutan asam klorida → larutan aluminium klorida + air

  • Persamaan rumus kimia: Al2O3(s) + HCl(aq) → AlCl3(aq) + H2O(l) (belum setara)

  • Persamaan reaksi setara: Al2O3(s) + 6HCl(aq) → 2AlCl3(aq) + 3H2O(l)

Perlu dipahami  persamaan reaksi sudah dikatakan setara, apabila jumlah atom dari zat-zat pereaksi (ruas sebelah kiri) sama dengan zat-zat hasil reaksi (pada ruas sebelah kanan). Jika jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi belum sama, maka perlu dilakukan penyetaraaan. Caranya yakni dengan membubuhkan koefisien reaksi, tetapi indeks tidak boleh dirumah. Pasalnya mengubah indeks akan mempengaruhi rumus kimia zat menjadi zat lain.

Menyetarakan Persamaan Reaksi

Persamaan reaksi kimia memang harus disetarakan yakni bisa menggunakan metode trial and error (coba-coba). Penyetaraan reaksi kimia juga bisa dilakukan dengan cara sistematis yaitu menyusun dan menyelesaikan persamaan matematis.

Langkah dalam menyetarakan persamaan reaksi secara matematis, antara lain: (1) memberikan koefisien reaksi yang dinyatakan dengan variable, seperti a, b, c, dan d pada setiap zat; (2) menyusun persamaan matematis berdasarkan kesamaan jumlah atom unsur yang sama di ruas kiri maupun kanan, yakni jumlah atom = koefisien x indeks; (3) menyelesaikan persamaan matematis yang didapatkan dari langkah 2 dengan sebelumnya harus menetapkan koefisien  salah satu zat sama dengan 1, dan zat yang dipilih termasuk zat berumus kimia paling kompleks.

Sebagai ilustrasi berikut contohnya:

Jika reaksi kalsium karbonat dengan larutan asam klorida menghasilkan larutan kalsium klorida, karbon dioksida, dan air, maka persamaanya adalah:

CaCO3(s) + HCl(aq) → CaCl2(aq) + CO2(g) + H2O(l)

Cara penyelesaian

  • Pemberikan koefisien reaksi pada setiap zat dala variable: aCaCO3(s) + bHCl(aq) → cCaCl2(aq) + dCO2(g) + eH2O(l)

  • Persamaan matematis sesuai dengan kesamaan jumlah atom unsure yang sama:

atom Ca : a   = c

atom C   : a   = d

atom O   : 3a = 2d + e

atom H  :  b  = 2e

atom Cl  : b   = 2c

  • Penyelesaian persamaan dengan cara menetapkan salah satu koefisien sama dengan 1, misalnya a = 1; c = 1; d = 1; e = 1; dan b = 2.

Jadi, persamaan reaksi yang setara adalah CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(aq) + CO2(g) + H2O(l)

Demikian materi tentang persamaan reaksi kimia sebagai bahan pembelajaran baik di sekolah maupun di rumah. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih.

Belum ada Komentar untuk "Persamaan Reaksi Kimia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel