Perbedaan Kapang dan Khamir

Perbedaan Kapang dan Khamir - Apa sebenarnya itu kapang dan juga khamir? Apakah Anda sudah pernah mendengar sebelumnya? Jika Anda belum paham dan juga belum pernah mendengarnya berikut akan dijelaskan tentang apa itu kapang dan khamar beserta dengan perbedaannya.

Kapang


Kapang atau filamentous fungi adalah mikroorganisme yang tergabung dalam kerajaan atau kingdom Fungi. Anggota dari kapang berada di Ascomycota, Basidiomycota, dan Glomeromycota. Dari jumlah spesies fungi yang mencapai 70.000 spesies 40.000 diantaranya adalah kapang. Pertumbuhan dari kapang sendiri terjadi di daerah yang lembab oleh karena itu kapang banyak terdapat di wilayah dengan iklim tropis.

Kapang berkembang biak dengan spora yang terdiri dari dua jenis yaitu seksual dan aseksual. Jenis spora aseksual lebih banyak dan juga cepat berkembang daripada jenis seksual. Ukuran dari spora aseksual juga tergolong lebih kecil dibandingkan dengan spora seksual. Persebaran spora aseksual lebih cenderung melalui penyebaran udara dan apabila spora tersebut terhirup oleh manusia dengan jumlah yang besar maka akan menimbulkan sebuah penyakit atau masalah kesehatan. Penyakit yang paling umum atau paling sering diderita oleh seseorang ketika terlalu banyak menghirup spora kapang adalah asma dan juga sinusitis.

Tubuh dari kapang terdiri dari dua bagian yaitu spora dan miselium. Miselium sendiri terdiri dari kumpulan hifa yang masing-masing hifa memiliki ukuran lebar sekitar 5mm.

Kelompok kapang terdiri dari kapang lendir yang mempunyai 4 macam atau tipe yaitu kapang lendir sejati, kapang lendir jaring, kapang lendir seluler, kapang lendir endoparasitik. Berikut penjelasan mengenai kapang lendir dan 4 tipenya.

Kapang Lendir

Kapang lendir merupakan mikroorganisme yang mempunyai dua fase hewan dan juga tumbuhan secara bersamaan. Fase vegetatif dari kapang memiliki sifat seperti hewan dan sistem reproduksinya seperti tumbuhan.

Kapang Lendir Sejati

Kapang lendir sejati ( myxomycetes ) adalah macam kapang lendir yang memiliki fase somatik yang disebut plasmodium. Kapang lendir sejati memiliki ukuran dan juga warna yang beragam dan dapat berubah bentuk kapan saja. Organisme ini memakan organic kecil dan spora yang terdapat di tempat ia tumbuh atau berada. Pergerakan dari organisme ini tergantung dari pertumbuhannya dan keadaan di sekitar ia tinggal.

Kapang Lendir Jaring

Kapang lendir jaring ( labyrinthulales )merupakan jasad renik yang tumbuh dan berkembang di suatu tempat dengan permukaannya yang berbentuk jaring halus hasil dari lendir yang dikeluarkannya. Bentuk dari kapang lendir sendiri yaitu lonjong dan keberadaannya sebagai parasit.

Kapang Lendir Seluler

 Kapang lendir seluler ( Acraciales ) merupakan organisme yang tumbuh dan tinggal di dalam tanah dan memakan bakteri yang ada di tanah. Organisme ini juga hidup bebas dan terikat dalam apapun.

Kapang Lendir Endoparasitik

Kapang lendir endoparasitik ( Plasmodiophoromycetes ) merupakan organisme yang tumbuh menempel pada tumbuhan inang atau induk. Kapang lendir endoparasitik dapat menyebabkan pembengkakan pada akar yang akan mengakibatkan tumbuhan inang dapat mati dengan cepat. Ketika infeksi pada akar berlangsung terbentuk pula kumpulan spora yang nantinya dapat tersebar dan dapat menyerang bibit tumbuhan inang.

Khamir


Khamir atau disebut juga dengan yeast merupakan mikroorganisme pertama yang digunakan sebagai komponen industri pangan. Khamir pada jaman dahulu digunakan sebagai komponen pembuat roti dan juga fermentasi minuman alkohol. Sejak di simpulkan bahwa khamir atau yeast berperan aktif dalam proses pengembangan adonan roti maka sejak saat itu perusahaan roti dan perusahaan lainnya yang berhubungan dengan itu mulai mengembangkan dan memproduksi khamir atau yeast sendiri.

Bentuk dari mikroorganisme ini berbeda dengan kapang dan juga dengan mikroorganisme lainya seperti bakteri dan protozoa. Khamir termasuk kedalam golongan fungsi yang dimana tidak melakukan proses fotosintesis dan memiliki ukuran sel yang lebih besar dibandingkan dengan mikroorganisme lainnya. Berdasarkan sifat metabolismenya khamir atau yeast dibagi menjadi dua yaitu khamir dengan sifat oksidatif dan sifat fermentatif. Jenis oksidatif mengeluarkan atau menghasilkan karbondioksida dan sedangkan jenis fermentatif dapat menghasilkan fermentasi alkohol.

Khamir terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok khamir sejati ( true yeast ) dan khamir liar ( wild yeast ).

Khamir Sejati ( True Yeast )

 Ciri dari khamir atau yeast sejati adalah memiliki spora. Spesies dari jenis kelompok khamir sejati digunakan di dalam industri pangan untuk pembuatan minuman beralkohol dan juga pembuatan roti contoh spesiesnya yaitu Saccharomycescerevsiae.

Khamir Liar ( Wild Yeast )

Berbeda dengan khamir sejati, khamir liar tidak memiliki spora. Keberadaan dari khamir liar juga terkadang dibutuhkan dan kadang juga tidak dalam proses fermentasi. Contoh spesies yang tergolong khamir liar yaitu Candida, Torulolsis, dan Rhodotorula.

 

Perbedaan Kapang dan Khamir


Dari penjelasan diatas tentu ada perbedaan diantara kapang dan juga khamir, berikut beberapa perbedaan diantara keduanya.

  • Kapang terdiri dari multiseluler sedangkan khamir terdiri dari uniseluler.

  • Kapang berbentuk filamen yang disebut hifa dan kumpulan dari hifa disebut miselium, sedangkan khamir berbentuk ovoid atau spheroid yang terkadang juga membentuk miselium semu.

  • Reproduksi kapang melalui spora ( spora seksual dan spora aseksual ) sedangkan khamir perbanyakan seksual melalui tunas multilateral atau polar yang menghasilkan askospora.

  • Kapang merupakan aeorob sejati sedangkan khamir merupakan fakultatif.


Itulah penjelasan tentang apa itu kapang dan khamir beserta dengan penjelasannya. Apakah Anda sudah paham tentang kedua organisme tersebut? Tentu sudah bukan? Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan.

 

 

 

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Kapang dan Khamir"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel