Penjelasan Manfaat Magnet Dalam Bidang Teknologi

Manfaat Magnet Dalam Bidang Teknologi - Magnet merupakan salah satu benda yang mampu menarik benda-benda dengan daya elektromagnetik yang begitu kuat. Hal ini menimbulkan gaya tarik menarik untuk beberapa benda tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, beberapa benda teknologi saat ini tak terlepas dari benda magnet karena semua perangkat teknologi telah diaplikasikan ke semua perangkat.

Tanpa adanya magnet, tidak akan ada perkembangan atau kemajuan dalam teknologi seperti yang kita rasakan saat ini. Kita ambil contoh sederhana dalam penggunaan magnet pada benda-benda teknologi, seperti motor listrik, telepon, telegraf, bahkan kompas. Kali ini akan dijelaskan mengenai manfaat magnet dalam bidang teknologi dan hampir semuanya benda-benda tersebut sering kita gunakan sehari-hari.

Adapun demikian beberapa manfaat magnet dalam bidang teknologi diantaranya adalah:

  1. Alat Ukur Listrik


Hubungan antara magnet dengan listrik tidak akan pernah terlepas karena keduanya saling melengkapi. Seperti penggunaan magnet dalam alat ukur amperemeter dan voltmeter. Alat ini menggunakan sebuah lilitan kawat dimana telah diletakkan di tengah-tengah medan magnet. Ketika arus listrik telah mengalir, muncul gaya magnet yang berlainan arah di kedua sisi kumparan. Selanjutnya kedua gaya ini bekerja secara berlainan arah dan membentuk momen gaya yang bisa memutar kumparan. Putaran tersebut telah dijaga pegas spiral dengan tujuan kumparan tidak berputar. Besarnya kuat arus listrik dipengaruhi oleh penunjuk yang menempel di kumparan. Sedangkan nilai kuat arus listrik ditentukan oleh besarnya simpangan jarum penunjuk dimana kumparan tersebut sudah dikalibrasi skalanya.

  1. Motor Listrik


Alat ini sangat berguna bagi kehidupan manusia sehari-hari karena dapat mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Cara kerjanya hampir sama dengan alat ukur listrik. Pada bagian motor listrik terdiri dari sekumpulan kawat yang telah dililitkan pada tempat melalui poros. Setelahnya, kumparan disimpan di medan magnet serta setiap ujung kumparan dikoneksikan melalui cincin belah yang berfungsi sebagai penukar arus listrik. Di cincin tersebut telah menempel seperti sikat kawat yang gunanya untuk menghubungkan kutub-kutub arus listrik. Namun, sikat-sikat ini justru tidak berputar dan diberi beda potensial listrik yang tetap. Kedua sisi kumparan akan timbul gaya magnet yang berlawanan arah jika kawat dialiri arus listrik.

  1. Bel Listrik


Alat yang satu ini selalu berada di depan rumah-rumah yang digunakan oleh para tamu yang ingin datang ke rumah seseorang. Alat elektronik yang satu ini cukup sederhana dimana ada gaya magnetik yang mendukung cara kerjanya. Jika bel ini bisa menghasilkan bunyi, cukup menekan tombol yang tersedia dan akan terjadinya aliran listrik di dalamnya. Aliran ini kemudian mengalirkan energi elektromagnetik pada interuptor. Pada bagian inilah yang berfungsi sebagai penarik bagian pemukul sehingga bisa mengeluarkan suara pada bel. Ketika tekanan bel dilepas, maka secara otomatis aliran listrik akan berhenti dan itu juga terjadi pada aliran elektromagnetik. Terlalu mudah untuk dicoba dan menarik untuk kembali dipelajari lebih mendalam lagi.

  1. Telepon


Alat untuk menghubungkan seorang ke seorang lainnya secara jarak jauh ini juga dipengaruhi oleh magnet. Pada telepon terdiri dari pengirim (mikrofon) dan penerima (telepon). Cara kerja pada mikrofon adalah mengubah gelombang suara menjadi gelombang listrik. Saat seseorang berbicara akan terjadinya pergerakan diafragma alumunium. Sedangkan cara kerja pada telepon sendiri mengubah gelombang listrik menjadi gelombang bunyi. Gelombang listrik yang dihasilkan oleh mikrofon akan diterima oleh telepon.

  1. Pintu Kulkas


Benda yang sering digunakan untuk menyimpan beberapa makanan ini ternyata juga tak jauh-jauh dari magnet, tepatnya pada pintu kulkas. Jika diperhatikan dengan seksama, pintu kulkas saat ditutup tiba-tiba saja tertarik seperti ada medan magnetik. Padahal kita tahu sendiri kulkas memiliki lapisan baja atau besi yang sangat kuat namun mudah ditarik oleh magnet yang ada pada dalam benda ini. Oleh karena itu, pintu kulkas tak perlu lagi digembok atau juga dikunci.

  1. Relai


Alat ini merupakan alat dengan sebuah saklar dengan menutup relai yang digunakan magnet listrik. Arus pada benda ini relatif kecil dalam kumparan sehingga bisa untuk menghidupkan arus besar tanpa adanya hubungan listrik pada kedua rangkaian.

  1. Kereta “Maglev”


Kendaraan yang selalu digunakan sehari-hari oleh sebagian besar orang untuk pergi kerja atau ke tempat lain ini ternyata menerapkan konsep magnet listrik dengan mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Istilah “Maglev” sendiri merupakan kepanjangan dari magnetic levitation. Kereta api ini telah dipasang magnet listrik yang diletakkan dibawahnya sehingga bergerak pada jalur bermagnet listrik. Dengan adanya gaya tolak-menolak, kereta api bisa melayang tepat sesuai jalur lintasan. Gaya magnetik pada kereta api ini berfungsi menjalankan kereta maglev yang tidak menyebabkan adanya gesekan antara rel dengan kereta maglev.

Untuk perhitungan dalam ilmu Fisika digunakanlah gaya Lorentz dengan menghitung besar gaya Lorentz. Secara persamaan, dapat dituliskan rumus gaya Lorentz seperti berikut:

F L = B I L

Keterangan:     F L = gaya Lorentz dengan satuan Newton

B = medan magnet dengan satuan Tesla

I = arus listrik dengan satuan Ampere

L = panjang kawat penghantar dengan satuan meter

Namun untuk mencoba mencari arah arus listrik, bisa menggunakan kaidah tangan kanan, dimana ibu jari menunjukkan arah pada arus listrik (I), lalu 4 jari menampilkan medan magnet (B), maka gaya Lorentz yang dihasilkan (F) adalah tegak lurus ke atas pada telapak tangan kanan.

Ternyata tak hanya benda-benda teknologi saja yang merasakan medan magnetik, benda-benda non teknologi ini juga menggunakan magnet, diantaranya:

  1. Pengangkat Besi


Alat yang satu ini sudah dirancang sedemikian rupa untuk memilah mana yang merupakan material dari logam dan non logam. Alat ini juga biasanya digunakan untuk industri besar, seperti perusahaan tambang besi. Pemilahan seperti ini bertujuan untuk memudahkan industri yang terkait untuk bekerja. Selain itu, pembuangan sampah juga menggunakan alat ini untuk didaur ulang kembali. Prinsip kerja pada alat ini mengacu pada besi yang dililitkan dari kumparan yang sangat tebal. Kemudian saat dialiri listrik akan memunculkan medan magnet pada besi sehingga bisa mengangkat beban-beban material logam yang lebih besar lagi. Sebaliknya ketika dimatikan, besi yang sebelumnya terangkan akan terlepas lagi.

  1. Ujung Gunting


Alat yang sering digunakan untuk memotong kertas serta benda-benda lainnya ini ternyata memiliki magnet pada ujung gunting. Fungsinya sederhana, yakni memudahkan pemotongan serta mengangkat benda-benda yang lebih kecil, seperti jarum dan benda lainnya. Kebanyakan gunting seperti ini digunakan oleh perusahaan industri tekstil.

  1. Papan Catur


Sering main catur? Papan catur yang sering digunakan untuk bermain catur ini memiliki magnet pada papannya. Alasannya sederhana, karena papan catur mudah terguling sehingga jika itu terjadi tentunya menyulitkan para pemain karena lupa dengan posisi pion-pion catur terakhir.

Demikian artikel mengenai manfaat magnet dalam bidang teknologi. Semoga artikel ini bisa berguna untuk para pencari referensi mengenai magnet pada bidang teknologi ini, khususnya untuk anak-anak sekolah. Semua tulisan yang saya buat ini berasal dari berbagai referensi yang berbeda.

Belum ada Komentar untuk "Penjelasan Manfaat Magnet Dalam Bidang Teknologi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel