Pengertian Toleransi Menurut Para Ahli serta jenis dan fungsi

Toleransi adalah sikap yang diharapkan dimiliki semua orang. Toleransi tidak hanya menjadi perhatian di Indonesia, namun juga dunia. Buktinya UNESCO menetapkan tanggal 16 November sebagai hari peringatan Toleransi Internasional.Dalam ulasan kali ini, kita akan membahas tentang pengertian toleransi secara umum dan menurut para ahli.

Pengertian Toleransi Menurut Para Ahli serta jenis dan fungsi


 Pengertian Toleransi

Toleransi berasal dari kata “tolerantia” yang diambil dari Bahasa Latin yang memiliki arti kelonggaran, kelembutan hati, keringanan, dan kesabaran. Sedang dalam Bahasa Inggris, kata “tolerance” berarti membiarkan, mengakui, menghormati keyakinan orang lain tanpa persetujuan. Istilah toleransi dalam Bahasa Arab merujuk pada kata “tasamuh” yang artinya ampun, maaf, lapang dada.

Secara umum, toleransi dapat diartikan sebagai suatu sikap saling menghormati dan menghargai antar kelompok atau individu di masyarakat atau di lingkup kehidupan lainnya. Sikap toleransi memberi kebebasan pada individu atau kelompok lain untuk menjalankan keyakinannya, mengatur kehidupannya, dan menentukan nasib masing-masing asal semua masih dalam batas yang tidak bertentangan dengan syarat-syarat terciptanya ketertiban dan kedamaian masyarakat.

Toleransi terjadi karena adanya perbedaan prinsip dan pemikiran, sehingga diperlukan sikap menghormati perbedaan atau prinsip orang lain yang berbeda tanpa harus mengorbankan prinsip dan pemikiran sendiri. Sikap ini sangat perlu dimiliki oleh setiap orang agar terjalin hubungan sosial yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. Toleransi mampu menghindarkan terjadinya diskriminasi sekalipun terdapat banyak kelompok yang berbeda dalam masyarakat. Tanpa adanya toleransi, masyarakat akan terpecah-belah dan akan muncul berbagai konflik sosial yang mengancam nilai-nilai luhur dalam masyarakat.

Selain pengertian umum, katatoleransi juga dijelaskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai sifat menenggang (menghargai, membiarkan, memperbolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan) yang berbeda atau yang bertentangan dengan pendiriannya. Toleransi juga dapat diartikan batas ukur penambahan atau pengurangan yang masih diperbolehkan.

Di samping penjelasan di atas, tak lengkap rasanya jika kita tidak mengulas pengertian toleransi menurut para ahli. Berikut beberapa diantaranya:

  1. J.S Purwadarminta

Toleransi adalah sikap menenggang; menghargai; memperbolehkan suatu pendirian, pendapat, pandangan, kepercayaan yang berbeda dengan pendirian yang dianut diri sendiri.

  1. Dewan Ensiklopedi Indonesia

Toleransi adalah sikap yang membiarkan orang lain mempunyai keyakinan yang berbeda sebagai bentuk penerimaan, pengakuan, dan penghormatan hak asasi manusia.

  1. Menurut Ensiklopedi American

Toleransi dikonotasikan sebagai sikap menahan diri dari pelanggaran dan penganiayaan, yang merujuk pada kondisi dimana kebebasan yang diberikan sifatnya terbatas dan bersyarat.

  1. Micheal Wazler (1997)

Toleransi dianggap sebagai keniscayaan dalam ruang individu dan publik karena salah satu tujuan yang ingin dicapainya adalah membangun kehidupan yang damai diantara beragam perbedaan latar belakang sejarah, budaya, dan identitas.

  1. Djohan Efendy

Djohan Efendy mendefiniskan toleransi sebagai sikap menghargai terhadap kemajemukan, bukan hanya untuk mengakui eksistensi dan hak orang lain, tapi juga ikut terlibat dalam usaha mengetahui dan memahami adanya kemajemukan.

  1. Heiler

Heiler menyebutkan bahwa toleransi yang diwujudkan dalam kata dan perbuatan harus dijadikan sikap utama dalam menghadapi perbedaan agama yang dilandasi kesadaran ilmiah dan harus dilakukan dalam hubungan kerjasama dengan semua pemeluk agama.

  1. Lickona (2013)

Toleransi adalah sikap yang adil dan objektif terhadap semua orang yang memilki perbedaan gagasan, ras, keyakinan dengan kita.

  1. Supinah dan Parmi (2011)

Toleransi merupakan sikap dan tindakan menghargai perbedaan agama, suku, ras, sikap, dan pendapat dirinya sendiri dengan orang lain.

  1. Suyadi (2013)

Toleransi merupakan sikap yang mencerminkan penghargaan secara sadar dan terbuka terhadap perbedaan agama, kepercayaan, suku, adat, bahasa, ras, etnis, pendapat, dan hal-hal lain yang berbeda dengan dirinya dan dapat hidup dengan tenang ditengah berbagai perbedaan itu.

  1. Yaumi (2014)

Yaumi berpendapat bahwa toleransi adalah sikap menerima perbedaan; tidak memaksakan keyakinan pada orang lain; dan tidak menyukai orang hanya karena tidak sekeyakinan, sealiran, atau sepaham dengan apa yang dianutnya; serta tidak menghakimi orang lain berdasar latar belakang, penampilan, atau kebiasaan yang dilakukan karena masing-masing orang tidak bisa memilih akan dilahirkan disuku bangsa apa atau memiliki keluarga dengan status sosial tertentu.

  1. Saptono (2011)

Saptono mengungkapkan bahwa toleransi merupakan sebuah sikap yang bersedia menenggang (menghargai, membiarkan, dan memperbolehkan) pendirian pihak lain berbeda dengan pendirian diri sendiri. Seseorang dikatakan toleran jika tidak memaksakan apa yang diyakininya pada orang lain, tapi bersedia menenggang pihak lain untuk memiliki keyakinan yang berbeda dengan semua konsekuensinya.


Manfaat Toleransi


Beberapa manfaat yang dapat kita rasakan jika menjalankan sikap toleransi antara lain: terciptanya keharmonisan dan kerukunan dalam hidup bermasyarakat, menghindari terjadinya perpecahan dan konflik, mengendalikan ego masing-masing individu, memunculkan rasa keluragaan dan kasih sayang terhadap satu sama lain, menciptakan kedamaian dan keamanan.


Jenis-Jenis Toleransi


Toleransi dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu toleransi agama, budaya, dan politik.

  1. Toleransi Agama

Agama menjadi topik sensitif dalam kehidupan bermasyarakat, mengingat Indonesia memiliki beberapa agama yang diakui negara. Jika masing-masing pemeluk agama tidak memiliki toleransi dengan pemeluk agama lain untuk menjalankan kewajiban agamanya, maka akan terjadi perpecahan dan peperangan dalam masayarakat.

Salah satu contoh toleransi umat beragama adalah pada saat umat beragama Islam menjalankan ibadah puasa, umat beragama lain yang tidak berpuasa tidak makan di sembarang tempat.

  1. Toleransi Budaya

Budaya adalah aspek lain yang perlu diperhatikan dalam menjalankan sikap toleransi. Keberagaman budaya di Indonesia sangatlah besar. Hal itu disebabkan oleh fakta bahwa Indonesia terdiri atas ribuan pulau dan memiliki ratusan suku yang mendiaminya. Budaya yang berbeda akan berdampak pada adat istiadat yang berbeda pula. Oleh karenanya, diperlukan sikap toleransi untuk tetap mempersatukan semua perbedaan yang ada. Contoh aturan yang dijadikan regulasi toleransi budaya dalam Indonesia adalah semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Tujuan dirumuskan semboyan tersebut tak lain untuk menciptakan kebersamaan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat sekalipun masing-masing individu memiliki latar yang berbeda-beda.

Contoh toleransi budaya adalah menghargai suku lain, tidak malu untuk menjalankan proses akulturasi sebagai upaya menciptakan kerukunan hidup dalam masayarakat.

  1. Toleransi Politik

Politik juga merupakan aspek penting dalam toleransi karena salah satu sumber masalah sosial terjadi akibat adanya perbedaan pendapat pada pemilihan wakil rakyat dikursi pemerintahan. Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya sikap saling menghargai dan menghormati pilihan masing-masing individu, bahkan memaksakan pilihan diri sendiri kepada orang lain.

Contoh toleransi politik adalah dengan menghormati pilihan masing-masing orang dalam pemilihan Presiden di Indonesia. Terdapat banyak kasus pemilihan yang menimbulkan berbagi konflik sosial akibat perbedaan pandangan, padahal konflik tersebut dapat dihindari jika masing-masing individu menghormati hasil akhir yang diperoleh entah pilihannya menang atau kalah.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian toleransi secara umum dan menurut para ahli. Semoga tulisan ini bisa memberikan pengetahuan bagi pembaca sekalian.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Toleransi Menurut Para Ahli serta jenis dan fungsi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel