Pengertian Produk, Jenis, dan Klarifikasinya

Pengertian Produk - Taukah Anda apa itu produk? Produk sendiri adalah hasil dari produksi yang ditawarkan kepada pangsa pasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam konteks tersebut produk lebih diartikan sebagai bagian dari pemasaran, dimana ada dua jenis produk yakni produk barang dan produk jasa. Kedua produk tersebut memiliki target pasar yang berbeda, bahkan jenis spesifikasi juga sangat berbeda.

Pengertian Produk, Jenis, dan Klarifikasinya


Pada perusahaan ritel, produk biasa disebut sebagai barang dan dalam manufaktur produk yang dibeli sebagai bahan baku kemudian dijual kembali menjadi barang jadi. Sementara, produk dalam bentuk jasa bisa ditawarkan pada keterampilan seseorang, seperti jasa potong rambut, jasa menulis, dan lainnya. Untuk lebih jelasnya, berikut pengertian produk, jenis dan klarifikasinya.

Arti Kata Produk


Kata produk berasal dari kata kerja, yakni menghasilkan. Kemudian arti produk dalam bahasa Latin adalah memproduksi yang artinya untuk memimpin atau melahirkan. Namun semenjak tahun 1575 kata produk telah dikatakan sebagai sesuatu yang dihasilkan atau menghasilkan. Dengan begitu, produk bisa didefinisikan sebagai hal yang akan diproduksi oleh tenaga kerja atau usaha tertentu.

Produk Barang, Jasa dan Situs  

Pengertian produk dalam lingkup sehari-hari sangatlah luas, yakni menyangkut barang, jasa dan   situs. Barang merupakan produk fisik yang biasanya dikirim untuk konsumen/pelanggan, sehingga melibatkan transfer kepemilikan dari penjual kepada pelanggan. Sedangkan jasa merupakan tindakan  yang menawarkan jasa kepada konsumen/pelanggan untuk bisa dinikmati dan dirasakan. Jasa disini lebih bersifat kepada pelayanan pelanggan sehingga mereka puas menggunakan produk-produk jasanya.

Kemudian situs atau kekayaan intelektual adalah ciptaan dari kecerdasan yang mempunyai nilai komersial, tetapi dijual atau diperdagangkan hanya sebagai ide dan bukan sebagai layanan jasa yang dihasilkan. Contoh situs adalah hak cipta property seperti sastra, karya seni, dan property ideasional, misalnya hak paten, proses industry, dan metode bisnis.

Jenis-jenis Produk


Seperti yang kita tahu bahwa produk merupakan sesuatu untuk ditawarkan kepada pasar, sehingga harus diperhatian akan kualitas dan kuantitasnya. Paling tidak produk tersebut harus memuaskan keinginan dan kebutuhan konsumen/pelanggan. Karena itulah, produk termasuk benda nyata yang bisa dilihat dan dirasakan oleh semua orang.

Secara garis besar, jenis-jenis produk bisa diperinci menjadi dua bagian yaitu: produk konsumsi dan produk industri. Produk konsumsi merupakan jenis barang yang digunakan oleh konsumen akhir atau rumah tangga untuk kebutuhan hidupnya, dan pastinya tidak dijual lagi untuk mendapatkan keuntungan. Beberapa barang jenis konsumsi antara lain:

Barang kebutuhan sehari-hari

Barang kebutuhan sehari-hari (convenience goods) merupakan barang yang lazimnya kerap dibeli, kemudian membutuhkan usaha sangat kecil untuk mendapatkannya. Barang jenis ini tentu merujuk sebagai kebutuhan harian, seperti barang kelontong, baterai, dan lain sebagainya.

Barang belanja

Barang belanja (shopping goods) adalah barang yang dalam proses pembeliannya dibeli oleh konsumen/pelanggan dengan cara membandingkan kebutuhaan akan kesesuaian mutu, harga, dan model. Barang belanja termasuk kebutuhan sekunder yang sebetulnya bisa dimiliki sebagai penunjang kebutuhan hidup, misalnya sepatu, pakaian, gadget, dan lain sebagainya.

Barang khusus

Barang khusus (speaciality goods) merupakan jenis barang yang memiliki ciri-ciri tersendiri bagi pembelinya, karena kelompok konsumen berusaha untuk mendapatkannya sesuai budget yang dimiliki. Barang khusus bisa dikategorikan sebagai kebutuhan tersier misalnya mobil, kamera, kendaraan roda dua, dan lainnya.

Sedangkan jenis produk yang kedua yakni produk industri, adalah barang/jasa yang bisa dikembangkan atau digunakan dalam program pemasaran secara lebih luas. Barang industri bisa digolongkan secara rinci menjadi tiga bagian, yaitu: (1) bahan mentah yang termasuk bahan baku fisik untuk memproduksi produk lain; (2) bahan baku dan cadang pabrik, yakni barang industri yang digunakan untuk suku cadang produk lain; (3) pembekalan operasional adalah barang kebutuhan sehari-hari bagi sektor industri tertentu.

Klasifikasi Produk


Klarifikasi dari produk bisa lihat sebagai produk berwujud dan tidak berwujud. Biasanya produk berwujud dalam keadaan nyata yakni termasuk objek fisik sehingga bisa dirasakan akan sentuhan dan bisa dilihat dengan mata telanjang, seperti kendaraan, gadget, dan gedung/apartement. Produk berwujud paling banyak dicari para konsumen terutama jika produk tersebut merupakan kebutuhan sehari-hari.

Sedangkan produk tidak berwujud merupakan produk yang hanya bisa dirasakan secara tidak langsung, misalnya jasa asuransi. Sekarang ini jenis produk tersebut semakin berkembang menjadi data produk digital virtual, yakni terletak pada sistem operasi komputer, JPEG, atau file MP3. Dimana barang digital tersebut memerlukan proses pembuatan aplikasi lebi lanjut yang membuat para penggunanya akan dikenakan lisensi atau hak transfer digital.

Demikian ulasan singkat mengenai pengertian produk, jenis dan klarifikasinya secara umum. Informasi di atas biasanya masuk ke dalam materi pada mata pelajaran atau mata kuliah ekonomi, sehingga bisa Anda pelajari mulai dari sekarang.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Produk, Jenis, dan Klarifikasinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel