Pengertian Beserta Fungsi Kapsid

Pengertian Beserta Fungsi Kapsid - Baik manusia maupun hewan, tubuh mereka bisa terindikasi virus apabila sistem kekebalan tubuh yang dimilikinya dinilai lemah. Tak jarang, berbagai virus yang ada bisa menyebabkan kematian pada manusia maupun hewan. Virus layaknya seperti makhluk hidup memiliki tiga bagian tubuh, yang diantaranya adalah kapsid, asam nukleat, dan envelope. Namun, kali ini menjelaskan pengertian kapsid beserta fungsi kapsid.

Kapsid adalah salah satu bagian tubuh virus atau juga lapisan yang membungkus DNA atau RNA. Kapsid terdiri dari kapsomer serta protein monomer yang isinya berupa rantai polipeptida. Kapsid ini sendiri sangat kompleks terletak pada virus bakteriofaga. Kapsid dapat menjadikan dirinya dalam bentuk-bentuk yang berbeda, yakni berbentuk heliks (batang), yang biasanya ditemukan pada virus tembakau, dan berbentuk polihedral, yang biasanya ditemukan pada virus adenovirus, serta berbagai bentuk lainnya.

Terdapat 3 jenis kapsid yang melindungi genom virus, diantaranya adalah kapsid spiral, kapsid ikosahedral, serta kapsid kompleks. Pada kapsid spiral yang berbentuk heliks biasanya cenderung menginfeksikan pada bagian tanaman. Padahal, penyakit-penyakit yang diderita manusia seperti influenza, gondongan, campak, bahkan virus hewan seperti rabies memiliki struktur kapsid spiral. Bersama RNA, virus ini secara tunggal menyelimuti virus negatif. Untuk kapsid ikosahedral, virus ini menyerupai seperti bola sepak tradiosional dan objek virus ini terdiri dari 20 sisi yang semuanya bulat. Dan terakhir yang perlu diketahui adalah kapsid kompleks yang memiliki kedua struktur yang berbeda, yakni spiral dan ikosahedral. Dua struktur yang berbeda ini dinilai ideal untuk melindungi genom dan aksesori protein virus di dalam partikel. Bentuk dari kapsid kompleks ini sendiri terlihat seperti pesawat ruang angkasa. Namun untungnya, tidak ada satupun virus yang mampu menginfeksi manusia.

Berbagai fungsi kapsid diantaranya adalah sebagai pelindung paling utama dari perlindungan genome virus ini sendiri. Kandungan protein yang tinggi juga mampu memudahkan menyebarkan virus ke makhluk hidup. Selain itu, fungsi lain dari kapsid adalah melindungi asam nukleat dari proses kerja enzim, beberapa bagian tertentu pada kapsid dinilai mampu melekatkan virus dalam sel inang, serta memungkinkan dalam melakukan penetrasi ke dalam membran plasma sel inang.

Tak lengkap rasanya jika tidak menjelaskan bagian-bagian tubuh virus lainnya seperti asam nukleat dan envelope. Pada bagian asam nukleat, virus dapat menyimpan berbagai informasi genetik untuk keperluan sintesis protein. Hal ini juga sama seperti apa yang dilakukan oleh organisme lainnya. Rata-rata virus menyimpan informasi secara tunggal dalam bentuk RNA dan sangat sedikit sekali virus menyimpan informasi genetik menggunakan DNA.

Dan yang terakhir untuk envelope atau yang dikenal dengan sampul merupakan bagian tubuh selubung yang mengelilingi kapsid. Komponen dalam envelope ini sendiri terdiri dari molekul lipid dan protein dan molekul-molekul ini diperoleh dari inangnya ketika proses reproduksi berjalan. Dengan demikian, envelope pada bagian tubuh virus ini merupakan hasil modifikasi oleh virus terhadap membran sel inang. Envelope mempunyai susunan tonjolan yang disusun atas glikoprotein yang juga dikenal dengan istilah spike. Fungsinya adalah membantu merekatkan virus pada bagian permukaan sel inang yang terlihat spesifik.

Inilah penjelasan mengenai pengertian dari kapsid serta fungsi kapsid yang dijelaskan secara mendetail. Artikel ini diharapkan bisa membantu para murid sekolah untuk mencari sumber referensi dalam penjelasan mengenai salah satu bagian tubuh dalam virus ini, terutama kapsid.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Beserta Fungsi Kapsid"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel