Pengertian APEC Adalah Asia-Pacific Economic Cooperation

Taukah Anda bahwa APEC adalah singkatan dari Asia-Pasifik Economic Cooperation? Nama tersebut  merupakan organisasi dunia yang hanya melingkup  Asia-Pasifik saja. Forum organisasi APEC membahas tentang ekonomi yang bertujuan untuk mengukuhkan  pertumbuhan ekonomi, memperat komunitas, dan mendorong perdagangan bebas di seluruh kawasan Asia-Pasifik.

APEC sendiri sudah berdiri sejak  lama sehingga mampu menyatukan Negara-negara di Asia-Pasifik.  Tujuan dibentuknya  organisasi ini tak lain karena memiliki prinsip yang sama yakni ingin memajukan perekonomian di suatu Negara. Nah, apa saja pengertian, sejarah, dan tujuan APEC? Berikut ulasan selengkapnya!

Sejarah APEC

APEC atau  Asian Pasific Economic Coorporation adalah organisasi kerjasama ekonomi regional di kawasan Asia Pasifik. Dimana organisasi ini akan mampu meningkatkan kerjasama dan liberalisasi perdagangan yang meliputi semua lingkup ekonomi berskala besar di wilayah Asia-Pasifik. Dengan begitu, diharapkan dapat memperdalam perdamaian dan rasa persaudaraan antar Negara

Pertama kali APEC dibentuk pada tahun 1989, yakni ketika pertemuan tingkat menteri Negara-negara Asia Pasifik diadakan di Canberra, Australia. Adapun perwakilan dari Negara angota APEC sendiri telah berjumlah 22 anggota, dan melakukan pertemuan secara tahunan untuk saling bertukar pikiran mengenai isu-isu yang dihadapi kelompok tersebut.

Forum ekonomi APEC ini rupanya diprakarsai oleh mantan Perdana Menteri Australia Bob Hawke pada saat berpidato di  Seoul, Korea tahun 1989. Kemudian pada akhir tahun yang sama, terdapat 12 negara meliputi Korea, Jepang, Indonesia, Australia, New Zealand, Brunei Darussalam, Kanada, Amerika Serikat, Malaysia, Philippina, Singapura, dan Thailand. 12  Negara tersebut hadir di Canbera, Australia dan sepakat mendirikan APEC.

Setelah itu, pada tahun 1991 barulah Negara dari Hongkong, Taipei, dan Cina bergabung, kemudian disusul oleh Meksiko dan Papua Nugini pada tahun 1993, Chile sekitar tahun 1994, Rusia, Peru, dan Vietnam pada tahun 1998, serta Mongolia pada tahun 2013. Hingga kini ada 22 negara APEC yang tergabung dalam kawasan Asia-Pasifik.

Latar Belakang Pembentukan APEC

Nah, perlu diketahui sejarah pembentukan APEC juga dilatar belakagi oleh perubahan di Uni Soviet dan Eropa Timur. Bahkan runtuhnya Uni Soviet dengan sistem ekonomi komunis, kemudian diikuti oleh perubahan sistem ekonomi di Negara kawasan Eropa Timur. Sistem ekonomi komunis yang awalnya tertutup secara bertahap berubah menjadi sistem ekonomi liberal yang bebas.

Sistem ekonomi liberal yang memicu kemunculan kesadaran bahwa setiap Negara memang saling membutuhkan. Pada saat berlangsung perundingan putaran Uruguay yang membahas mengenai tatanan perdagangan dunia. Putaran Uruguay merupakan perundingan Negara anggota GATT (General Agreement of Trade and Tariff) pada tahun 1986 di Punta del Este, Urugay.

Kekhawatiran pun semakin memuncak atas gagalnya perundingan yang menyebabkan dibentuknya APEC. Jika perundingan tersebut gagal, maka akan muncul sikap proteksionis dan lahirlah kelompok regional yang tertutup. Padahal pada saat itu, dunia sedang mengarah kepada sistem perdagangan bebas atau liberalisme.

Tujuan Berdirinya APEC

Tujuan APEC adalah untuk meningkatkan kerja sama ekonomi melalui peningkatan volume perdagangan dan investasi, serta meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik. Tidak hanya itu, APEC juga memiliki tujuan dalam memperjuangkan kepentingan ekonomi di wilayah tersebut mengingat perkembangan ekonomi internasional semakin maju.

Demi mencapai tujuan tersebut maka APEC akan melakukan kerjasama dalam tiga ruang lingkung yang biasa disebut dengan Tiga Pilar Kerjasama APEC. Adapun ketiga pilar tersebut merupakan liberalisasi perdagangan dan investasi, kerjasama ekonomi, fasilitas usaha, dan teknik. Paling tidak tiga pilar inilah yang akan memajukan perekonomian di area Asia-Pasifik.

Prinsip-prinsip APEC

APEC yang merupakan forum regional memang mempunyai karakteristik guna membedakan dari berbagai forum kerjasama ekonomi kawasan lainnya. Salah satu sifatnya adaah tidak mengikat atau non binding. Beragam keputusan diperlukan secara konsensus dan komitmen dalam pelaksanaannya dan didasarkan pada prinspi kesukarelaan.

Tidak hanya itu, APEC juga dilandasi dari prinsip-prinsip lain seperti fleksibel, komprehensif, konsultatif, transparan, regionalism terbuka dan pengakuan atas dasar perbedaan pembangunan antara ekonomi maju maupun ekonomi yang sedang berkembang.

Unsur Kerjasama APEC

Adapun unsur dari kerjasama APEC meliputi: (1) strengthening the open multilateral trading system; (2) enhancing trade and investment liberalization in the Asia-Pasific; (3) intensifying Asia-Pasific development cooperation.

Keanggotaan APEC Indonesia

Indonesia adalah salah satu Negara yang berperan aktif dalam pembetukan APEC maupun pengembangan kerjasamanya. Alhasil keikutsertaan Indonesia dalam APEC sangat dilandaskan oleh kepentingan Indonesia untuk antisipasi sekaligus mempersiapkan diri dalam perdagangan dunia. Selain itu, mengamankan kepentingan nasional RI dalam sistem perdagangan bebas dunia.

Hal ini dibuktikan dari kontribusi Indonesia terbesar dari APEC yang berkomitmen bersama yakni Tujuan Bogor. Adapun pengertian Tujuan Bogor adalah liberalisme perdagangan dan investasi secara penuh pada tahun 2010 untuk ekonomi yang sudah maju, dan tahun 2020 untuk ekonimi yang berkembang.

Demikian ulasan mengenai APEC adalah organisasi ekonomi yang bertaraf regional, dan  termasuk komitmen yang menjadi dasar dalam berbagai inisiatif demi mendorong kemajuan perdagangan dan investasi antar anggot APEC tersebut.

 

 

Belum ada Komentar untuk "Pengertian APEC Adalah Asia-Pacific Economic Cooperation"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel